Benarkah Kurang Air Minum Bisa Sebabkan Sakit Pinggang?

Ada suatu mitos yg banyak berkembang di penduduk dimana mereka yg jarang-jarang minum air bakal mempunyai kecondongan untuk terserang sakit pinggang. Memang, telah jadi rahasia umum apabila kita harus penuhi keperluan air minum dalam satu hari paling tidak delapan gelas andaikata kurang dari jumlahnya itu, karena itu kita bakal memperoleh efek efek kurang baik untuk kesehatan badan. Namun, apa salah satunya dampak kurang baik itu berwujud rasa sakit pada pinggang?

Ahli kesehatan menuturkan apabila mitos terkait sakit punggung yg karena sebab kekurangan konsumsi air putih sehari-hari nyatanya tak benar sekali-kali. Mitos ini sendiri dipercayai oleh penduduk sebab tersedianya pertimbangan dimana apabila kita kekurangan air minum, karena itu ginjal akan terusik serta kelanjutannnya mengakibatkan sakit pinggang. Tapi, ahli kesehatan Parlindungan Siregar dari Kampus Indonesia malah berbicara apabila mengonsumsi air putih sekali-kali tak terkait dengan sakit pinggang. Bahkan juga, seandainya kita kekurangan konsumsi air putih dalam kurun waktu yg lama, ginjal kita juga belum pasti alami masalah kesehatan.

Profesor Parlindungan Siregar sendiri memang menuturkan apabila kita kerap kekurangan konsumsi air minum, karena itu badan juga tidak akan terhidrasi secara baik serta dapat mengakibatkan berkurangnya guna organ ginjal. Namun, kekurangan air minum ini belum pasti dapat memicu problem batu ginjal, problem sebetulnya yg dapat memicu sakit ginjal. Batu ginjal sendiri bakal condong menyumpal pada aliran kandung kemih atau ureter yg dapat memicu rasa sakit gemilang pada pinggang penderitanya.

Menyaksikan tersedianya realitas ini, karena itu bukannya merasa apabila rasa sakit pada pinggang diakibatkan oleh minimnya konsumsi air minum, kita malah harus lebih siaga sebab kemungkinan rasa sakit ini diakibatkan oleh problem batu ginjal yg pasti harus memperoleh perlakuan serius dari medis secara benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *