Menjaga Diri dan Keluarga Dari Selesma

Kita sering memandang penyakit selesma jadi penyakit yg sama dengan dengan flu atau pilek biasa. Memang, sedikit susah memperbedakan di antara flu serta pilek biasa dengan tanda-tanda dari selesma atau selesma. Namun, kalau bayi atau balita kita alami tanda-tanda seperti demam atau pilek, karena itu kita harus waspada selesma. Tahukah anda, penyakit yg dipicu oleh virus ini dapat berkenaan balita sampai 6 atau 9 kali dalam sebuah tahun!

Ahli kesehatan sendiri mengatakan kalau selesma termasuk juga dalam penyakit yg cukup gampang dimana gejalanya juga cuma berbentuk demam, batuk, pilek, sampai rasa lemah, lemas, serta lesu. Sayangnya, WHO malah mencatat kalau selesma sudah pernah jadi penyakit yg memunculkan epidemi di banyak tempat. Berikut beberapa teknik teristimewa untuk mempertahankan kesehatan badan dari selesma.

Teknik pertama untuk menghambat virus yg membawa dampak selesma yakni dengan metode seringkali buka lebar-lebar jendela atau ventilasi pada rumah. Tahukah anda, udara yg fresh, ditambah lagi kalau tambah lagi dengan cahaya matahari yg hangat nyata-nyatanya akan cukup efisien untuk menghimpit kuman serta virus yg dapat membawa dampak selesma. Terkecuali itu, sering-seringlah untuk siapkan tisu pada beberapa tempat yg seumpamanya bisa banyak disentuh oleh beberapa orang seperti area tamu. Kalau ada orang yg pilek, batuk, atau butuh keluarkan ingus, karena itu tisu ini dia sebagai pencegah virus selesma tidak untuk ringan menebar ke di dalam rumah. Jangan sampai lupa untuk rajin merubah handuk dan lap atau handuk tangan beberapa waktu sekali dengan yg baru untuk membunuh pelbagai kuman yg melekat.

Kita dapat juga mengawasi badan dari selesma secara mengonsumsi yoghurt atau teh hijau dengan frekwensi yg cukup seringkali. Kandungan yoghurt sendiri di percayai oleh beberapa ahli kesehatan dari University of California-Davis dapat turunkan risiko terserang selesma sampai 25 %. Terkecuali itu, teh hijau yangkaya akan kandungan flavonoid akan bisa turunkan risiko terserang selesma sampai 33 %. Analisis yg dijalankan oleh Auckland University bahkan juga memberi saran kita untuk mengonsumsi teh hijau sehari-hari untuk menghambat selesma menyerang badan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *